Aku ingin kisah ini berjalan seperti arus air, walau terhempas bebatuan dan batang pepohonan yang menghalang namun ia terus berjalan kemana arah itu.
saat kau mengatakan ketidak adilan, dan kita sudah mengambil kesepakatan untuk membatasi waktu dan melihat keadaan sesama, rasanya aku ingn menangis berbisik keras "sanggupkah aku?". Kebiasaan menyesuaikan bukanlah mudah bagiku, aku ingin menangis setiap cekcok mulut itu kau tau? sekecil apapun masalah yg dibuat aku ingin menangis. Aku terlalu cengeng? mungkin. Aku terlalu sayang, aku terlalu takut kemarahanku dan kamu akan mengecewakan diantara kita.
Rasa yang aku alami ini bukan hal biasa, aku tak pernah mengalami sebahagia ini hingga aku takut akhirnya akan kecewa.
ketakutanku terlalu besar dan terlalu mempengaruhi ku, mungkin itu sebabnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar